ajiahd

When you can dream, then you can start. A dream is a wish that you make with your heart...

Sabtu, 16 April 2011

Bulan di Atas Kota Kecilku yang Ditinggalkan Zaman - Ikal (Padang Bulan)

Orang asing
Orang asing
Seseorang yang asing

Kutatap diriku sendiri di depan cermin

Berdiri di dalam cermin
Tak kupercaya aku pada pandanganku
Begitu banyak cinta telah diambil dariku

Kulihat sekeliling, ramai orang di kantor pos, tapi aku merasa sendiri

Aku kesepian
Aku kesepian di keramaian
Mengeluarkanmu dari ingatan
Bak menceraikan angin dari awan

Lalu, aku merasa takut

Takut
Takut
Aku sangat takut
Kehilangan seseorang yang tak pernah kumiliki

Dan aku lelah, lelah karena cemburu

Gila, gila rasanya
Gila karena cemburu buta

Dan aku merana, merana karena ditinggalkan 

Yang tersisa hanya kenangan
Saat kau meninggalkanku sendirian
Di bawah rembulan yang menyinari kota kecilku yang ditinggalkan zaman

Akhirnya aku meratap, meratap karena cinta yang hilang

Sejauh yang dapat kukenang
Cinta tak pernah lagi datang

Bulan di atas kota kecilku yang ditinggalkan zaman
Bulan di atas kota kecilku yang ditinggalkan zaman



Moon Over My Obscure Little Town - Enong, Ibu Indri (Padang Bulan)

Stranger 
Stranger
Someone stranger

Standing in a mirror
I can't believe what I see
How much love has been taken away from me

My heart cries out loud
Everytime I feel lonely in a crowd
Getting you out of my mind
Like separating the wind from cloud

Afraid
Afraid

I'm so afraid
of losing someone I never have
Crazy, oh, crazy
Finding reasons for my jealousy

All I can remember
When you left me alone
Under the moon over my obscure little town
As long as I can remember  
Love has turned to be as cold as December

The moon over my obscure little town 
The moon over my obscure little town

Sabtu, 05 Maret 2011

My Pray for Them

Even I know it's hard, but be strong guys.
Believe it, that God must be have another nice plan for you, and all of us.
Don't cry, and just smile.
Show it to the world that you can face these.
Show it to God that you believe him.
I'll always pray for your best, my besties...


dedicated for : IS, PL, and others. I'm sorry but I just can give this to you....

Selasa, 15 Februari 2011

that's life, huh?

yesterday i found some interesting things in my way to home.

1. A little beggar girl, breath on an aibon can.
I saw her, close her nose w/ her hands. When I see her closer, I can see an aibon can in her hands, breath on it, and she smile.

2. A little beggar boy, cry .
Nothing special myb, but he pointed at a girl w/ ice cream on her hands-next to me that walk in hurry. His mother just can hug him gently, and promise a thing.

3. A Bus-man ask me to pay IDR2000
(which mean, I must paid more than the regulation said) I already gave him IDR1000, and then I gave him IDR5000. But he only gave me IDR3000 as the change. (You know, I already paid IDR6000)

4. Another Bus-man
The 1st bus that I get, decide to go back, so the passenger have to move to another bus. (But we didn't have to pay again). I have an idea to give a payment again in this bus, and see what will the Bus-man in this 2nd bus do. And yeah, when I arrived, I try to gave the Bus-man IDR1000, and he receive it-without say anything.

5. My grandma have to stay in the hospital .
In fact, she was greet me and still watering the garden when I pass in front of her house in my way to school in the morning.

But, that's life right? Sometimes you'll find some unpredictable thing in your day. And it make you surprised. Yeah, that's life !

Sabtu, 15 Januari 2011

Kepada Kamu Dengan Penuh Kebencian*

Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian.

Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunggu kamu online. Dan di saat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di seberang sana, bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar.

Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya, menghapusnya, memikirkan kata demi kata. Aku benci ketika jatuh cinta, semua detail yang aku ucapkan, katakan, kirimkan, tuliskan ke kamu menjadi penting, seolah-olah harus tanpa cacat, atau aku bisa jadi kehilangan kamu. Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu. Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?

Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu. Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri? Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa, atau ada maksud lain, atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?

Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada, menjalar ke sekujur tubuh, dan aku merasa pasrah, gelisah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman, tanpa harus tidur. Cukup begini saja.

Oh, aku benci kenapa ketika kita bersentuhan, aku tidak bernapas, aku merasa canggung, aku ingin berlari jauh. Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu…, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan, “Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,” harus dimentahkan oleh hati yang berkata, “Jangan hiraukan logikamu.”

Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu. Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna, kamu bisa saja tanpa cela, dan aku, bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.

Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu. Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu. Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini; di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan…

aku takut sendirian.

-

*Dikutip dari buku Kepada Cinta (Gagasmedia, 2009) dengan perubahan