Demi Tuhan, saya takut. Belum apa-apa, kalian sudah pergi terlalu jauh. Bagaimana nanti?
Kalian memang masih selalu ada saat saya butuhkan. Masih setia mendengarkan saat saya berkisah dan tertekan. Tapi, haruskah kalian ada hanya pada saat saya butuhkan?
Saya takut nantinya saya terbiasa tanpa kalian. Saya takut nantinya saya berpikir saya sudah mampu sendiri dan tidak lagi membutuhkan kalian. Jika sudah begitu dan begini keadaannya, maka kalian tidak akan ada lagi untuk saya, kan?
Saya bahagia jika kalian bahagia. Tapi, tidak bisakah kalian mengajak saya untuk ikut bahagia?
Tapi sebenarnya, siapa yang sudah pergi terlalu jauh? Kalian, atau jangan-jangan malah saya?
Demi Tuhan, saya takut dan kesepian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar